Langsung ke Konten Utama

Hitachi Global
Powering Smarter Energy Solutions for Data Centres

Menghadirkan Solusi Energi yang Lebih Cerdas untuk Pusat Data


Era AI telah tiba. Mulai dari asisten AI generatif, mesin pencari cerdas, hingga sistem otonom dan analitik tingkat lanjut, AI semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan operasional bisnis. Di balik transformasi ini terdapat infrastruktur yang sangat penting: pusat data. Di kawasan Asia Pasifik, belanja untuk pusat data tumbuh 9.6% setiap tahun, melampaui pertumbuhan di wilayah lain di dunia.

Pertumbuhan ini juga menghadirkan tantangan besar. Meningkatnya beban kerja AI secara drastis mendorong kenaikan permintaan listrik. Permintaan energi dari pusat data, yang terutama dipicu oleh AI, diperkirakan akan menambah ratusan terawatt-jam terhadap konsumsi energi global pada tahun 2030.

Selain itu, para ahli memperkirakan bahwa kebutuhan energi pusat data akan meningkat hingga empat kali lipat di Asia Tenggara. Hal ini akan memberikan tekanan tambahan pada stabilitas jaringan listrik dan ketahanan sistem tenaga.

Permintaan AI mengonsumsi energi jauh lebih besar dibandingkan permintaan pencarian tradisional. Sebagai contoh, satu permintaan ChatGPT diperkirakan mengonsumsi sekitar 2,9 Wh energi, hampir sepuluh kali lebih banyak daripada pencarian biasa di Google.

Kebijakan pemerintah juga membentuk masa depan pusat data. Target netralitas karbon yang ambisius sedang mengubah kebijakan, insentif, dan regulasi, sehingga memengaruhi lokasi serta cara pusat data dirancang, dibangun, dan dioperasikan. Operator pusat data perlu mengelola peningkatan kebutuhan energi fasilitas mereka secara cermat sambil tetap menjaga biaya operasional tetap terkendali.


Menjawab Meningkatnya Kebutuhan Energi AI

Banyak pusat data mulai mengadopsi energi terbarukan. Perkiraan menunjukkan bahwa sepertiga pusat data di Asia Tenggara dapat menggunakan energi terbarukan pada tahun 2030. Mereka memanfaatkan tenaga surya dan angin, dua sumber daya yang melimpah di kawasan ini. Upaya tersebut juga dapat didukung oleh penyimpanan energi berbasis baterai dan sistem manajemen energi yang lebih cerdas.

Dr Lin Wujuan, General Manager, Research & Development Center

Sebagaimana disampaikan oleh Dr Lin Wujuan, General Manager, Research & Development Center, Hitachi Asia Ltd,

“Salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi saat ini adalah pengelolaan energi untuk fasilitas dengan kebutuhan daya tinggi, seperti pusat data. Kami membutuhkan pendekatan yang lebih cerdas untuk mengelola energi, emisi karbon, dan biaya.”

Hitachi menerapkan pendekatan yang berbeda terhadap kebutuhan energi pusat data. Bagaimana jika pusat data bukan sekadar infrastruktur yang mengonsumsi daya dalam jumlah besar, tetapi juga menjadi aset cerdas yang mampu merespons fluktuasi pada jaringan listrik? Dapatkah pusat data menjadi jauh lebih efisien dengan memanfaatkan energi terbarukan untuk memenuhi lonjakan permintaan saat dibutuhkan?


First in Singapore: Advancing Energy Innovation Through Collaboration

Untuk mengembangkan pendekatan ini, Hitachi berkolaborasi dengan Singapore Institute of Technology (SIT) untuk bersama-sama mengembangkan Hybrid AC/DC Rack-Level Power Distribution Testbed for Data Centres, sebuah testbed tingkat rak pertama di Singapura. Testbed ini akan terhubung dengan Multi-Energy Microgrid di Kampus SIT Punggol, yang merupakan mikrogrid multi-energi pertama yang dibangun di lingkungan kampus universitas di Asia Tenggara.

Mary Hope Jaurigue, Senior Manager, Business Opportunity and Strategic Group at Hitachi Asia (Philippines)
“Kolaborasi ini menegaskan peran SIT sebagai universitas bagi industri dalam mendorong inovasi energi yang praktis, mendukung infrastruktur digital yang berkelanjutan, serta mempersiapkan insinyur yang siap menghadapi kebutuhan Singapura di masa depan,”

ucap Professor Steven Wong, Director of the Centre of Digital Enablement (CoDE), SIT.

Multi-Energy Microgrid akan mengintegrasikan energi surya dan berbagai sumber energi terdistribusi lainnya untuk mendukung pemantauan serta optimalisasi energi di seluruh area kampus. Dengan memanfaatkan kampus sebagai lingkungan uji di dunia nyata, Hitachi dan SIT akan bersama-sama menerapkan serta mengevaluasi solusi daya hibrida AC/DC dalam kondisi operasional yang sesungguhnya.

r&d

Testbed ini akan memungkinkan Hitachi mengevaluasi pendekatan distribusi daya hibrida AC/DC untuk infrastruktur pusat data pada tingkat rak. Testbed ini juga akan mencakup distribusi daya DC bertegangan lebih tinggi, yang berpotensi mendukung integrasi energi terbarukan secara lebih efisien.

Mahasiswa SIT juga dapat memperoleh pengalaman dalam inovasi energi dengan bekerja bersama tim Research & Development (R&D) Hitachi pada proyek-proyek nyata.

said Su Hnin Wut Yi, Chief Researcher, Research & Development Center, Hitachi Asia Ltd
“Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam mengembangkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi pemborosan energi serta mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan tangguh,”

ujar Su Hnin Wut Yi, Chief Researcher, Research & Development Center, Hitachi Asia Ltd


Mewujudkan Masa Depan melalui Inovasi Energi

Kolaborasi dengan SIT merupakan salah satu langkah dalam upaya Hitachi yang lebih luas untuk mendukung masa depan pusat data yang lebih berkelanjutan di era AI. Berbekal wawasan dari inisiatif ini dan berbagai inisiatif lainnya, Hitachi memanfaatkan AI untuk menciptakan solusi manajemen daya yang holistik bagi pusat data. Solusi ini memungkinkan pusat data dan infrastruktur berkebutuhan daya tinggi lainnya memanfaatkan kombinasi sumber energi rendah karbon secara efektif.

Hitachi percaya pada transformasi infrastruktur melalui teknologi digital. Dengan memanfaatkan data dan teknologi cerdas, pusat data serta berbagai infrastruktur lainnya dapat menjadi aset cerdas yang mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus mengurangi tekanan pada jaringan listrik.

Dengan membayangkan kembali cara pusat data mengonsumsi dan mengelola energi, Hitachi membantu membentuk masa depan infrastruktur digital yang berkelanjutan.

Hitachi berkomitmen menjalankan perannya dalam mendukung berbagai aplikasi AI dengan cara yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab. Pada akhirnya, hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah wujud nyata dari visi Hitachi.

Date of Release: July 2026

Bagikan ini: